Tips Aman Bertransaksi Digital

Tips Aman Bertransaksi Digital – Hai, Sobat Tekno.

Perkembangan teknologi di era digital ini semakin cepat dan pesat. Berbagai layanan digital pun sudah tidak lagi menjadi hal baru di kalangan masyarakat. Peningkatan layanan transaksi digital membuat masyarakat saat ini banyak yang beralih ke metode pembayaran digital.

Transaksi digital sendiri memiliki arti pembayaran yang dilakukan dengan cara non-tunai atau cashless. Saat ini media transaksi digital juga sudah banyak, seperti Mobile banking, Dana, OVO, Gopay, LinkAja, dan lain-lain. Dan untuk menggunakannya anda harus terhubung dengan internet.

Dengan transaksi secara digital, masyarakat kerap dimanjakan dengan banyaknya kemudahan dan praktis serta banyaknya promo yang ditawarkan dengan metode pembayaran tersebut. Jadi, tidak perlu lagi membawa uang cash untuk berbelanja, bahkan tidak perlu untuk datang ke toko fisik dan lebih memanfaatkan e-commerce.

Namun semudah apapun metode pembayaran tersebut, tetap saja akan terdapat celah yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Nah, pada artikel kali ini kami akan memberikan tips agar tetap aman saat bertransaksi secara digital.

Tips Aman Bertransaksi Digital

Menjaga Kerahasiaan Akun

Tips yang pertama adalah menjaga kerahasiaan akun, yang artinya jangan membagikan informasi apapun tentang akun anda kepada siapapun. Tentunya setiap aplikasi akan mewajibkan penggunanya untuk membuat username dan password yang nantinya akan dibutuhkan untuk login saat ingin bertransaksi.

Jika anda memberikan username dan password kepada orang lain, maka mereka akan dapat mengakses akun anda. Lebih buruknya lagi jika orang tersebut tidak bertanggung jawab maka akan merugikan anda, khususnya kerugian secara materi apabila dia melakukan transaksi digital tanpa sepengetahuan anda.

Jangan Memberikan Kode OTP Kepada Siapapun

Kode OTP merupakan sebuah kode yang bersifat sementara, biasanya kode ini akan diberikan ketika kita ingin masuk ke aplikasi pembayaran digital. Tak sedikit pelaku kejahatan yang memanfaatkan kode OTP ini untuk masuk ke akun anda dengan cara mengirimkan sms penipuan semacam menang undian dan anda harus mengirimkan OTP ke nomor tersebut.

Jadi jika anda mendapatkan pesan berupa kode OTP padahal anda sedang tidak mengakses aplikasi tersebut, dapat dipastikan ada yang ingin masuk ke akun anda secara diam-diam.

Hindari Menginstal Aplikasi Dari Sumber Tidak Dikenal

Tips yang selanjutnya adalah menghindari menginstal aplikasi dari sumber yang tidak dikenal, bisa jadi aplikasi tersebut sudah dimodifikasi dan ditanamkan virus malware yang diprogram untuk mencuri data.

Saat ini sudah banyak aplikasi-aplikasi semacam itu, bahkan di platform resmi seperti Play Store aplikasi tersebut bisa lolos. Jadi lebih berhati-hati ketika ingin menginstal aplikasi di ponsel anda.

Mengaktifkan Notifikasi Transaksi

Tips yang satu ini berguna agar anda selalu mendapatkan notifikasi setiap ada transaksi. Jadi jika ada notifikasi transaksi padahal anda tidak sedang melakukan transaksi apapun, maka patut dicurigai, berarti ada yang sudah masuk di akun anda.

Gunakan Password Yang Kuat dan Ubah Password Secara Berkala

Menggunakan password yang kuat dengan beberapa kombinasi huruf, angka, dan beberapa karakter akan meminimalisir data anda akan dicuri. Karena mereka para pelaku kejahatan akan memerlukan waktu yang cukup lama untuk masuk ke akun kita.

Anda juga dapat melakukan penggantian password secara berkala. Jadi misalnya anda menggunakan password dengan nama anda, beberapa bulan lagi anda lakukan penggantian password, misal nama ibu anda. Lakukan terus hal tersebut secara berkala untuk meminimalisir celah akun anda untuk dibobol.

Itulah beberapa tips aman bertransaksi digital.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Merakit PC

Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Merakit PC – Hai, Sobat Tekno.

Seiring berkembangnya teknologi, semakin banyak orang bekerja, dan bersekolah secara virtual. Hal ini tentu saja menyebabkan lonjakan minat para masyarakat untuk merakit PC

Selain merakit PC, sebenarnya ada pilihan lain seperti menggunakan laptop. Namun, tak sedikit orang menganggap bahwa harga laptop terlalu mahal. Meskipun laptop terlihat lebih ringkas dan mudah dibawa kemana-mana. Namun, spesifikasi yang ditawarkan pun kurang menarik atau bahkan tidak sesuai harga yang ditawarkan.

Mereka berpikiran bahwa mereka akan mendapatkan spesifikasi yang lebih tinggi dengan harga yang sama dengan merakit PC. Namun tidak banyak orang yang tahu bahwa merakit PC pun ada hal yang harus diperhatikan, dan tidak asal-asalan. Lalu apa saja yang perlu diperhatikan? Simak penjelasan berikut ini.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Merakit PC

Sesuaikan dengan Kebutuhan

Ketika anda ingin merakit sebuah PC, anda harus punya alasan mengapa anda ingin merakit PC. Karena jika anda tidak memiliki alasan, anda akan kebingungan untuk menentukan komponen-komponen yang akan anda beli untuk merakit PC.

Contohnya, anda ingin merakit PC karena PC tersebut akan anda gunakan untuk bermain game, atau untuk mengedit video, atau hanya sekedar untuk kebutuhan sekolah saja. Walaupun terdengar sederhana, tetapi hal ini sangat penting untuk diketahui sehingga kamu bisa mempersiapkan PC seperti apa yang ingin kamu rakit.

Sesuaikan dengan Budget

Tidak sedikit orang yang ingin merakit PC, mereka masih bingung dengan budget yang akan dikeluarkan. Padahal hal tersebut sangat penting untuk dijadikan acuan untuk mendapatkan PC yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Beberapa orang juga rela meminjam uang demi mendapatkan PC idamannya. Padahal untuk merakit PC kita bisa mencicil untuk membeli beberapa komponen terlebih dahulu, tidak harus langsung membeli semua komponennya.

Anda bisa membeli komponen yang murah terlebih dahulu, lalu meng upgradenya di kemudian hari. Jadi, kita sesuaikan dulu dengan budget yang ada, jangan terlalu memikirkan gengsi.

Pilih Komponen yang Sesuai dengan Budget

PC sendiri mempunyai komponen-komponen yang terpisah dan bisa di upgrade. Nah, dari sini anda bisa memperhitungkan komponen-komponen dengan apa yang dibutuhkan. 

Ada beberapa komponen yang tidak bisa asal anda beli, misalnya processor dan motherboard. Anda tidak bisa memasukkan menggabungkan processor AMD ke motherboard Intel dan begitupun sebaliknya. Jadi, anda harus memahami hal tersebut agar budget yang anda keluarkan tidak sia-sia karena salah membeli komponen.

Cari Referensi Spesifikasi Yang Diinginkan

Banyak platform yang menyediakan referensi tentang komponen-komponen apa saja yang harus anda beli sesuai dengan budget mu. Anda bisa mencarinya di Youtube, Google, atau bahkan bisa tanya ke toko komputer terdekatmu.

Jika bingung mencarinya, tulis saja di Google dengan keyword misalnya, rekomendasi rakit PC budget sekian. Setelah itu akan disuguhkan berbagai macam video atau artikel mengenai spesifikasi yang kamu cari.

Jangan Rakit PC Sendiri Jika Tidak Paham

Merakit PC sendiri sebenarnya sah-sah saja, namun anda harus tahu resikonya dan jangan mengeluh apabila terjadi hal yang tidak diinginkan ketika sedang merakit PC. Resiko yang dimaksud seperti salah menghubungkan konektor ke komponen yang sesuai yang bisa berakibat PC tidak dapat menyala, atau yang lebih parahnya lagi, PC bisa saja meledak.

Alangkah baiknya anda meminta bantuan seseorang yang ahli untuk merakitkan PC anda. Atau jika ingin tetap merakit sendiri, anda bisa meminta bantuan teman anda yang ahli untuk mendampingi proses perakitan PC.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum merakit PC. Semoga Bermanfaat.

Tips Agar Perangkat Tak Mudah Terserang Virus

Tips Agar Perangkat Tak Mudah Terserang Virus – Hai, Sobat Tekno.

Bagi para pemilik perangkat elektronik, virus merupakan salah satu hal yang menyebalkan. Bagaimana tidak, ketika kita memiliki data ataupun file penting yang tersimpan di dalam komputer kita dan hendak membukanya, namun secara tiba-tiba file tersebut tiba-tiba ekstensinya berubah atau bahkan sampai hilang dengan sendirinya.

Hal itu terjadi karena tindakan yang merugikan yang dilakukan oleh hacker yang tidak bertanggung jawab. Beberapa tahun terakhir, telah banyak terjadi kasus komputer terserang oleh virus yang dinamakan Ransomware.

Ransomware sendiri merupakan malware yang menargetkan perangkat keras untuk memperoleh informasi berharga pengguna (seperti dokumen, gambar, dan basis data) dan mengenkripsi semua yang ditemukannya, kemudian mengunci file tersebut. 

Kemudian, akan menampilkan pesan yang menuntut pembayaran untuk memulihkan dan mengembalikan data. Nominal yang dituntut untuk mengembalikan data atau file tersebut juga tidak sedikit.

Untuk itu, kita harus bisa menjaga agar perangkat kita tak mudah terserang virus. Lalu, bagaimana tips agar perangkat tak mudah terserang virus? Simak beberapa tips berikut.

Tips Agar Perangkat Tak Mudah Terserang Virus

Memasang Antivirus

Antivirus digunakan untuk melindungi perangkat dari berbagai serangan yang bersifat merusak. Jika kamu mempunyai dana lebih, kamu bisa membeli layanan antivirus untuk mendapatkan fitur keamanan yang lebih tinggi.

Jika kamu merupakan pengguna komputer dengan sistem operasi Windows, maka kamu akan mendapatkan antivirus bawaan windows buatan Microsoft yang diberi nama Windows Defender.

Perbarui Software Sistem Secara Berkala

Memperbarui sistem secara berkala dapat lebih meningkatkan keamanan perangkat. Karena setiap pembaruan tidak hanya untuk mengatasi bug, tetapi pasti ada peningkatan lain seperti sistem keamanan. Jika tidak ingin merasa ribet, kamu bisa aktifkan update otomatis.

Hindari Mengunjungi Website Mencurigakan

Sebagian pelaku kejahatan siber banyak yang melakukan serangkaian trik agar seseorang yang mengunjungi website yang mencurigakan dapat terkena virus juga. Biasanya mereka menyisipkan malware di website tersebut di dalam suatu aplikasi, yang mungkin kita tidak tahu secara otomatis terunduh di komputer kita. Fatalnya jika kita tidak sengaja menginstal aplikasi tersebut, maka kemungkinan besar perangkat kita akan terserang malware.

Selalu Instal Aplikasi Dari Sumber Terpercaya

Sebaiknya kamu menginstal aplikasi dari sumber terpercaya seperti Microsoft Store yang ada di perangkat windows atau dari website resmi penyedia aplikasi/software tersebut. Namun kamu harus tetap berhati-hati, terkadang ada aplikasi palsu yang beredar di toko resmi sekalipun.

Selalu Melakukan BackUp Data

Tips terakhir adalah selalu lakukan backup data, karena tidak ada yang pernah tau. Sekalipun kita sudah melakukan semua tips di atas, namun hacker pasti selalu akan mencari celah agar dapat meretas atau menyusupi virus di perangkat kita.

Jadi dengan membackup data, kita berarti memiliki cadangan atau salinan data dari komputer kita. Jika sewaktu-waktu komputer kita terkena virus, maka kita tidak terlalu khawatir akan hal itu karena sudah memiliki salinan data.

Nah, itulah beberapa tips agar perangkat tak mudah terserang virus.