Dasar Interaksi Environment Art Pada Game

Dasar Interaksi Environment Art Pada Game – Whtsp, Gamers. Game membawa kita berpetualang ke ribuan tempat dari Hutan rimba, Luar angkasa, kerajaan kuno, dan tempat lainnya. Jika kamu tertarik dengan petualanganmu sendiri dan ingin membuatnya maka lanjutkan membaca artikel ini yang bisa membantumu dari dasar. Apa itu ? Jika ditainjau sekitar 90% dalam game adalah objek environment, dari bebatuan, pepohonan, perumahan, awan, jembatan, rerumputan dan environment lainnya, maka dalam tahap ini harus melewati proses terlebih dahulu. Proses Dalam pembuatan environment haruslah memiliki prioritas tersendiri dalam pembuatannya untuk menambah pengalaman di dalam gameplaynya. Pertama kita harus memprioritaskan Tujuan adanya Environment misal objek itu berfungsi sebagai tempat berlindung, lalu beri suasana atau feels seperti menambah tekstur kemudian perbagus grafiknya seperti , post-processing efek dan lighting agar dapat memanjakan mata. Pemecahan Kendala Dalam permainan pastinya ada kendala yang harus diatasi untuk itu environment bisa menjadi objek untuk pemecahan kendala tersebut. Seperti Game Little Nightmares, environment balok dipakai sebagai pijakan namun sebelumnya kita harus mendorong balok tersebut untuk pijakan agar karakter utama dapat meraih ganggang pintunya. Hirarki Visual Game memerlukan hirarki visual, untuk lebih detail baca artikel kami mengenai : Kehebatan Detail Hirarki Visual Dalam Suatu Game, namun kami ingin menambahkan beberapa hal. Layout dan Komposisi Layout dan komposisi menjukkan arah dan tujuan yang akan membantu pemain menuju tujuannya. Hal ini bisa berupa kontras, ukuran dan warna yang dipakai dalam environment tersebut. Pencahayaan Dalam pencahayaan membuat titik fokal yang jernih untuk menunjukkan pandangan yang diinginkan, hal ini bisa kita lihat contoh seperti dalam Game The Shore, dimana kita dialihkan untuk mengikuti lilin yang memiliki pencahayaan tersebut. Level Detail Detail level dapat membawa kita ke tujuan dalam game tersebut, untuk itu hal ini sangat penting. Kita ambil contoh game yang menggunkan Level Detail sebagai tujuannya. Detail Level terbaik mungkin bisa jatuh pada scene Call Of Duty : Modern Warfare 3 dimana scene ikonik ini memperlihatkan detail yang bagus, kita diarahkan dalam satu tujuan yaitu menara eiffel, dan sekitarnya terlihat kosong, untuk itu secara otomatis mata kita akan terkunci pada menara eiffel. Baca Juga : Mengakali Assets 2D Game Bagi Yang Belum Jago Gambar – Bag 1 Dapat Dipercaya (Masuk Akal) Penceritaan Memangnya apa yang bisa diceritakan melalui environment ? Ternyata terdapat banyak cerita yang bisa kita ceritakan melalui Environment. Suasana dalam game pasti juga mempengaruhi cerita gameplaynya seperti iklim, budaya, umur, dan sebagainya. Seperti pada Game Marvel Avenger’s, semua environment mendukung cerita. Jika kita sekilas melihat maka cerita yang disajikan adalah pertarungan yang berada di jembatan atau dijalan karena terdapat environment seperti mobil dan aspal. Research Dalam melakukan Riset, biasanya menggunakan lokasi yang diinginkan misalnya dapur, gang jalan, pasar, dan sebagainya. Riset ini juga melakukan pengamatan terhadap benda sekitar yang biasa kita berinteraksi dengannya seperti pintu, tangga, kursi, meja, dan lainnya. Efisiensi Modular Kits Semakin banyak environment yang bervariasi maka semakin berat nanti pada gamenya, biasanya hal ini dapat dilakukan dengan cara mernggunakan ulang objek yang sudah dibuat. Kita bisa membayangkan jika pada Game apalagi bertema Open World maka dibutuhkan ratusan Pohon, Batu, dan Rumah. Kita bisa menggunakan misalnya Environment Kubus yang memiliki enam sisi, kita bisa membuat semua sisi memiliki style yang berbeda agar bisa kita pakai, tinggal dibolak-balik kubusnya atau kita bisa mengakali dengan bentuk batu yang diubah rotasi dan ukurannya. Baca Juga : Seni Visual dan Interaksi dalam pembuatan Game yang Wajib Diketahui Nah, demikian merupakan artikel mengenai Dasar Interaksi Environment Art Pada Game, Bagaimana pendapatmu ? Jangan lupa Tinggalkan Komentar di bawah dan jangan lupa untuk bagikan informasi ini ke temanmu. 😀

Fundamental Desain Karakter Game Terkenal

Fundamental Desain Karakter Game Terkenal – Whtsp, Gamers. Bayangkan jika Game tanpa karakter, bagaimana jadinyan jika Grand Theft Auto tanpa adanya kehadiran CJ ? Tak ada Mario, tak ada Sonic ? Pastinya akan terkesan aneh. Disinilah mengapa peran karakter dalam sebuah game sangatlah penting. Kenapa Desain Karakter Penting Karakter bukan hanya sekedar seseorang yang kita mainkan atau hanya sekedar representasi visual, justru karakter ini menentukan atau meneyetir dibalik komunikasi antara pemain dan cerita. Karakter yang baik memang bisa membuat kita nyaman memainkannya namun karakter yang hebat bisa membuat pemain tertarik dengan karakter game yang dimainkan. Kita bisa mengambil contoh pada Game GTA : SA dimana semua sangat impress terhadap Carl Johnson (CJ). Definisi Karakter Banyak pertanyaan yang muncul jika kita ingin membuat desain karakter yang tentunya bisa diterima dan loveable. Kita bisa menurunkan beberapa pertanyaan sedarhana seperti Darimana Asal Karakter Berasal Pada proses ini hal yang paling bagus dilakukan ialah dimulai dengan mengetahui waktu dan lokasi seperti era apa atau lokasi dimana. sebagai contoh pada Game Dynasty Warriors, kita bisa menebak bahwa karakter tersebut menggunakan latar China pada jaman kerajaan atau dinasti. Untuk mudahnya kita juga bisa membayangkan bahwa karakter tersebut memiliki pakaian luar angkasa, pakaian teentara, seragam sekolah, Armor Ksatria, dan sebagainya. Baca Juga : Membuat Game Tanpa Coding. Kok Bisa? Ciri Desain Karakter Setelah menentukan set latar waktu dan tempat maka kita harus mencirikan desain karakter. Dalam penggambaran ciri-ciri ini bisa berupa warna apa yang dipakai misal dalam warna pakaian, mata, atau rambut. Selain itu juga bisa menggunakan aksesoris tertentu untuk menambah keunikan desain karakter. Sifat Karakter Karakter adalah Sifat, maka sifat ini harus ditanamkan disini. Dasar yang bisa dimasukkan pada sifat ini ialah sifat yang negatif atau positif. Selanjutnya mengikuti sifat turunannya, misalnya sifat positif yang mana karakter yang dibuat memiliki sifat ramah, kuat, sabar, dan sebagainya. Biasanya hal ini dipakai untuk menentukan karakter utama atau musuhnya. Sebagai Contoh ialah Karakter Kratos dalam serial God Of War yang tidak memiliki rasa takut dan pongah. Bahkan saat melawan Dewa Zeus, Kratos tidak meunjukkan rasa takut sedikitpun. Kekurangan Karakter Setiap karakter pasti memiliki kelemahan, kelemahan ini sangat berguna untuk membuat rintangan atau aturan yang akan karakter hadapi. Baca Juga : Mengakali Assets 2D Game Bagi Yang Belum Jago Gambar – Bag 1 Motivasi karakter Dalam cerita dalam suatu game dibutuhkan motivasi yang membuat gameplaynya lebih nyata, motivasi ini lebih ke keinginan karakter tersebut atau ambisi yang akan dilakukan oleh karakter pada gamenya. Sebagai contoh adalah karakter Miles Upshur yang penasaran dengan Mount massive assylum dimana karakter tersebut sangat ingin menguak fakta tentang bekas rumah sakit jiwa di Colardo itu pada Game Outlast. Nah, demikian merupakan artikel mengenai Fundamental Desain Karakter Game Terkenal, bagimana pendapatmu ? Jangan lupa tinggalkan komentar dan bagikan artikel ke temanmu. 😀

Kehebatan Detail Hirarki Visual Dalam Suatu Game

Kehebatan Detail Hirarki Visual Dalam Suatu Game – Whtsp Gamers. Detail dalam game membuat pemain betah dalam memainkan suatu permainan, hal ini bukan hanya soal grafik namun memiliki beberapa komponen-komponen visual, maka perhatikan setiap hirarkinya. Detail dalam game sebisa mungkin harus memiliki unsur komunikasi pada setiap gameplaynya. Hirarki Visual ini bertujuan untuk memberikan informasi yang mudah dipahami oleh player seketika. Informasi ini bisa dicontohkan dalam penggunaan Kontras dan Area Fokus. Berikut merupakan 3 hal penting yang sangat mendukung dan berpengaruh pada suatu game dalam lingkup detail hirarki visual : Value Contrast Kontras bertujuan untuk memberikan informasi kepada pemain untuk membedakan beberapa hal. Kontras merupakan landasan yang penting dalam sisi visual pada suatu game untuk menciptakan tujuan atau goals pada game tersebut. Value Contrast sendiri memiliki 3 unsur, yaitu : Shape (Bentuk Objek) Shape atau Bentuk memiliki peran yang cukup serius. Hal ini bertujuan sebagai pengalihan bentuk suatu objek pada suatu game dimana bentuk ini akan memberikan informasi kepada pemain, informasi ini dapat diartikan sebagai musuh, petunjuk, safe zone, dan sebagainya. Kita ambil contoh pada Game COC (Clash of Clans) dengan fokus membedakan bentuk pada setiap environtment tembok, secara otomatis pemain tahu bahwa setiap level tembok memiliki bentuk tembok tersendiri. Size (Ukuran Objek) Ukuran biasanya memiliki konsep dimana semakin besar maka semakin kuat atau semakin kecil maka semakin sulit ditemukan. Size merupakan pengalihan yang memakai besar kecilnya suatu objek. Seperti contoh bahwa Bos musuh memiliki ukuran yang lebih besar dibanding anak buahnya. Dalam penggunaan kontras ukuran maka kami ambil contoh dari Game Devil May Cry 4, dimana The Savior (Boss final dalam serial game Devil May Cry 4) memiliki ukran yang sangat besar dibandingkan anak buahnya yang kecil seperti gambar diatas. Detail Placement (Penempatan Detail) Detail ini menggunakan metode Focal Point dan Reduce Detail, sederhanya objek yang lebih penting saat itu dibuat memiliki kontras yang lebih sehingga pemain bisa lebih fokus ke tujuan. Seperti pada artikel Seni Visual dan Interaksi Game Dalam detail placement kami memberi contoh menggunakan detail warna seperti pada Game Diamond Rush, seperti pada gambar diatas terdapat permata yang berwarna ungu dan biru. Pertama ungu adalah permata yang masih normal sedangkan warna biru merupakan permata yang sudah terkenan sinar pembeku jebakan. Kontras Detail Placement ini juga menuju ke segala arah, seperti warna bebatuan, gelembung, permata, checkpoint, dan sebagainya. “Concept art isn’t about making beautiful detail drawing” John Buran – Senior Concept Artist Kesimpulan Dari yang telah disebutkan dapat disimpulkan bahwa detail hirarki visual sangat diperlukan untuk membentuk dan membedakan ciri khas pada environment atau objek-objek di dalam game. Maka dari itu Hirarki ini perlu diperhatikan karena akan sangat berpengaruh dalam pengalaman bermain game. Bagaiamana menurutmu ? Tinggalkan jejak komentar dibawah dan jangan lupa bagikan artikel ke temanmu sobat. 😀