E-Commerce dan Marketplace, Mana Pilihan Terbaik?

E-Commerce dan Marketplace
Ilustrasi E-Commerce dan Marketplace, Mana Pilihan Terbaik?
(Sumber : Dokumen Pribadi)

Sejak pertama kali muncul pada Maret 2020, pandemi covid-19 membuat segala aktivitas harus dilakukan di rumah. Tak terkecuali kegiatan ekonomi. Perusahaan harus menyesuaikan proses bisnis sehingga membatasi pergerakan barang dan manusia agar tidak terjadi persebaran virus yang semakin menjadi-jadi. Online Shopping atau toko online acap kali menjadi alternatif terbaik dalam pemecahan masalah ini. Pesatnya perkembangan teknologi, pengguna yang begitu masif, serta tingginya sifat konsumtif masyarakat membuat online bisnis menjadi bisnis menggiurkan bagi perusahaan. Terdapat dua jenis online shopping yakni marketplace dan e-commerce. Agar tidak salah langkah, TAS official telah merangkum perbandingan kedua platform ini dalam artikel berjudul E-Commerce dan Marketplace, Mana Pilihan Terbaik? ini

Sejak pertama kali muncul pada Maret 2020, pandemi covid-19 membuat segala aktivitas harus dilakukan di rumah. Tak terkecuali kegiatan ekonomi. Perusahaan harus menyesuaikan proses bisnis sehingga membatasi pergerakan barang dan manusia agar tidak terjadi persebaran virus yang semakin menjadi-jadi. Online Shopping atau toko online acap kali menjadi alternatif terbaik dalam pemecahan masalah ini. Pesatnya perkembangan teknologi, pengguna yang begitu masif, serta tingginya sifat konsumtif masyarakat membuat online bisnis menjadi bisnis menggiurkan bagi perusahaan. Terdapat dua jenis online shopping yakni marketplace dan e-commerce. Agar tidak salah langkah, TAS official telah merangkum perbandingan kedua platform ini dalam artikel berjudul E-Commerce dan Marketplace, Mana Pilihan Terbaik?

Fungsionalitas

Pada dasarnya marketplace dan e-commerce memiliki muara yang sama yaitu mempertemukan penjual dan pembeli dalam suatu transaksi melalui dunia maya. Kerapkali orang awam susah membedakan dua platform ini. Namun sebenarnya ada perbedaan mendasar antara keduanya.

Marketplace adalah sebuah “pasar online” yang memiliki ratusan bahkan ribuan penjual yang menyediakan barang yang sama. Jika seorang pembeli hendak mencari sebuah barang, maka marketplace akan menampilkan barang terakit. Sementara itu, e-commerce adalah sebuah “warung online” yang khusus menjual produk pemilik warung itu saja. E-commerce tidak seperti marketplace yang hanya menjadi perantara, melainkan langsung di bawah kendali sang pemilik e-commerce. Tabel di bawah ini akan menunjukkan perbedaan e-commerce dan marketplace secara rinci.

Tabel Perbandingan
Marketplace VS E-Commerce
(Sumber : Dokumen Pribadi)

Marketplace merupakan website yang menyediakan tempat untuk penjual menawarkan barang dagangannya. Melalui marketplace ini, pembeli dapat menemukan berbagai barang keinginannya dari berbagai pelapak. Marketplace juga telah membekali segala fitur-fitur transaksi untuk mempermudah penjual dan pembeli yang akan melakukan transaksi. Jika Anda ingin membuka toko dalam marketplace, Anda harus tunduk dan mengikuti fitur-fitur ini. Fitur ini bersifat “saklek”, artinya tidak memungkinkan perubahan proses bisnis dalam fiturnya. Sebaliknya, e-commerce merupakan suatu website yang secara khusus menjual produk e-commerce itu sendiri. Segala fitur transaksi dalam e-commerce menyesuaikan pada detail proses bisnis pemilik e-commerce ini. Fitur ini bersifat fleksibel, dapat bertambah dan berkurang sesuai keinginan And.

Selain fitur yang terbatas, jasa pengiriman yang tersedia dalam marketplace juga tidak didukung semua jasa ekspedisi. Terkadang marketplace juga memiliki jasa ekspedisi khusus milik mereka sendiri. Sayangnya, jasa ekspedisi ini malah menjadi masalah bagi pembeli yang berlokasi di daerah yang “belum terjamah”. Sementara itu, e-commerce memiliki dukungan ekspedisi yang lebih banyak. Andadapat menentukan jasa ekspedisi sesuai kebutuhan perusahannya sendiri.

Pengelolaan barang pada marketplace dan e-commerce pun berbeda. Marketplace membatasi penjual untuk melakukan update stok barang hanya secara manual saja. Sebaliknya, e-commerce memiliki keunggulan dalam hal pengelolaan barang karena menawarkan sistem yang terkoneksi dengan ERP (Enterprise Resource Planning). E-commerce mengkombinasikan ekspansi bisnis yang kuat pada dunia maya dengan pengelolaan dan barang yang apik dengan ERP. Melalui teknologi ini, Anda akan mampu bersaing secara efektif dengan pemain yang lebih besar

Branding dan Reputasi

Branding Produk
(Sumber : Freepik)

Marketplace lebih cocok untuk produk general dan semua orang mengetahui barang tersebut. Jika Anda menjual baterai, maka marketplace adalah pilihan yang tepat. Dengan begitu, jika ada pembeli yang sedang mencari barang elektronik dan membutuhkan baterai, mereka akan mudah menemukan produk Anda. Namun, jika Anda menjual barang yang unik dan memiliki nilai tambah, e-commerce akan lebih baik untuk produk Anda. Keberadaan e-commerce akan meningkatkan brand-identity dari produk. Selain itu, melalui e-commerce pengelolaan pelanggan akan lebih baik. Kepuasan pelanggan akan sepenuhnya menjadi tanggung-jawab Anda.

Marketing dan Traffic

Ilustrasi Marketing
(Sumber : Dokumen Pribadi)

Marketing pada marketplace sepenuhnya menjadi tanggung-jawab pemilik marketplace. Kegiatan marketing pada marketplace bertujuan untuk mengundang calon pembeli menggunakan marketplace mereka. Melalui hal ini, marketplace dapat memaksimalkan jumlah penjualan barang mereka. Terdapat banyak barang yang ada dalam satu marketplace, dan jika beruntung (semoga) produk yang Anda jual adalah salah satu dari produk yang dipromosikan. Secara traffic, produk Anda akan terlihat oleh banyak orang. Namun, tidak semua yang melihat produk Anda akan menjadi pelanggan Anda. Kalaupun mereka membeli produk Anda, Anda akan kesulitan menjangkau mereka kembali. Akhirnya perusahaan akan kehilangan salah satu data penting yakni leads.

Lain halnya dengan e-commerce. E-commerce akan mendokumentasikan data-data leads dengan baik. Data ini sangat penting untuk optimalisasi marketing produk berikutnya. Selain itu, marketing pada e-commerce lebih berfokus pada penjualan produk. Bukan hanya meningkatkan traffic, namun juga pelanggan

Nah itulah sedikit pembahasan mengenai mana pilihan terbaik antara E-commerce dan marketplace. Pada akhirnya, semua bergantung pada Anda sebagai penjual. Lebih mempercayai marketplace atau e-commerce. Anda-pun dapat mengkombinasikan keduanya selama mampu mengaturnya dalam waktu yang bersamaan. Yang terpenting, selalu perhatikan brand awareness dan brand awareness produk-produk Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *