Trend Bahasa Pemrograman Tahun 2021 Terbaik

Trend Bahasa Pemrograman Tahun 2021 Terbaik – Hi, Sobat Tekno. 2020 sudah terlewat dan sekarang sudah memasuki tahun 2021. Namun, teknologi programming tidak akan pernah berhenti. Apakah sobat sudah tahu tren programming di tahun 2021 ini ? Atau baru ingin belajar Programming dan masih bingung harus belajar apa ? Berikut kami rangkum dalam Trend Bahasa Pemrograman Tahun 2021 Terbaik : JavaScript Menurut Survey dari Stack Overflow pada tahun 2020, JavaScript merupakan bahasa pemrograman terpopuler di dunia Development selama 8 tahun berturut-turut. Tentunya waktu 8 tahun di posisi atas merupakan fakta bahwa JavaScript merupakan Jantung dari Web Development. Javascript merupakan bahasa pemrograman untuk web development terutama pada bagian Front End. Memiliki sintaks yang fleksibel merupakan kelebihannya agar pemula cukup friendly dengan belajar bahasa pemrograman ini. Kalau sobat ingin bermain di ranah Web Developer, bahasa pemrograman JavaScript merupakan senjata wajib bagi Sobat. Sobat bisa belajar mengenai framework dalam JavaScript seperti React, Angular, Ember, atau Vue. Swift Tertarik untuk berkecimpung pada teknologi Apple. Swift merupakan langkah awal yang bagus untuk memulai nih, Sobat. Pertama kali pada tahun 2014, Swift adalah bahasa pemrograman yang baru untuk dipakai dalam pengembangan aplikasi iOs dan maOS. Sobat pasti sudah tahukan produk-produk Apple ? Swift tidak hanya berjalan di iPhone atau iPad saja, namun merupakan landasan untuk sistem operasi seperti WatchOS dan tvOS. Baca Juga : Trend Teknologi 2021 dan Masa Depan GO Merupakan bahasa pemrograman yang terhitung baru, didirikan oleh Google pada tahun 2007. Nah, bahasa ini memiliki struktur yang hampir mirip dengan C dan C++ karena menggunakan dasar bahasa C dan C++ saat pembuatannya. Jika sobat tertarik pada Back End Developer dan Desktop Application, maka bahasa Go ini cocok untuk Sobat. Python Bahasa pemrograman yang populer saat ini. Sering dikatakan bahwa sintaksis Python jelas, intuitif, dan hampir mirip bahasa Inggris, yang, seperti Java, menjadikannya pilihan populer bagi pemula. Selain itu python memiliki library yang cukup kaya, sehingga bisa menciptakan beberapa macam model sistem. Bahasa pemrograman ini bisa berpartisi untuk Desktop Application dan Back end Developer. Ruby menurut Wikipedia, Ruby adalah bahasa pemrograman dinamis berbasis skrip yang berorientasi objek. Ruby ditulis dengan bahasa pemrograman C dengan kemampuan dasar seperti Perl dan Python. Ruby juga memiliki komunitas yang luas. Perusahaan yang sudah memakai bahasa ini juga besar seperti Twitter, Airbnb, Bloomberg, Shopify, dan banyak perusahaan rintisan lainnya. Jika sobat tertarik dengan Ruby, Ruby ini berfokus pada Backend Developer. Baca Juga : Programmer’s Talk: Menjadi An Extraordinary Android Developer C# Salah satu bahasa pemrograman yang memiliki sifat Objek Orientasi yang dibangun di atas dasar C. Namun awalnya, bahasa pemrograman ini dirancang oleh Microsoft sebagai bagian dari kerangka .NET dalam pembangunan aplikasi Windows. Jika Sobat merupakan pemula maka bahasa C# ini cocok bagi Sobat karena mudah untuk dipelajari. Nah, saat ini juga banyak pengembang yang mengembangkan teknologi AR dan VR, hal ini sangat Sobat pertimbangkan untuk belajar mengenai bahasa pemrograman C# ini.  C# sangat cocok dalam pemrograman dalam Game Development, AR atau VR. Apapun itu pastikan bahasa pemrograman yang sobat pilih cocok dengan apa yang ingin Sobat buat. Apakah berfokus pada sistem aplikasi, Web Development, Game Development atau Mobile Development. Baca Juga : Rekomendasi Film Tentang Teknologi 2020 Demikian merupakan Trend Bahasa Pemrograman Tahun 2021 Terbaik, jika sobat ada pendapat lain, langsung saja tinggalkan jejak di kolom komentar, ya. Jangan lupa bagikan video ini jika video ini bermanfaat. Ciao.

Meraba Peluang Ruby on Rails di Indonesia

Ruby merupakan salah satu bahasa pemrograman yang tergolong dalam bahasa pemrograman dengan gaji tertinggi. Bahasa ini tegolong bahasa yang sederhana dan fleksibel. Tak hanya itu, bahasa ini juga memiliki komunitas yang besar dan akan terus bertambah banyak. Framework Ruby yang terkenal adalah Rails (Ruby on Rails). Framework ini banyak digunakan oleh perusahaan besar. AirBnb, Shopify, Github, SlideShare, dan Scrib adalah beberapa perusahaan yang menggunakannya. Secara global, Ruby on Rails memiliki peluang yang sangat besar. Namun, bagaimana dengan peluang Ruby on Rails di dalam negeri? Artikel ini akan mengajak kamu meraba peluang Ruby on Rails di Indonesia Baca Juga : Bahasa Pemrograman Dengan Gaji Tertinggi Di Indonesia, kamu akan menemukan keadaan yang sangat berbeda. Mayoritas startup lebih memilih untuk menggunakan bahasa pemrograman PHP daripada Ruby. Alasannya, tak lain adalah kemudahan dalam menemukan developer PHP. Programmer Ruby adalah sesuatu yang langka. Namun bukan berarti hal ini membuat programmer ruby tidak memiliki pasar loh. Kemampuan bahasa ruby akan membuat kamu terlihat mencolok di mata perusahaan. Tak hanya itu, trend saat ini membuat startup-startup besar mulai beralih menggunakan Ruby on Rails. Hal itu mereka lakukan karena menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada di depan mata. Beberapa startup yang menggunakan ruby on rails adalah Gojek, Bukalapak, Alodokter, Jurnal, Klikdokter, dan Sribulancer. TASOfficial akan sedikit menggulik penggunaan Ruby on Rails pada 3 startup besar yakni Gojek, Bukalapak, dan Alodokter Gojek Siapa yang tak kenal gojek? Perusahaan rintisan satu ini merupakan salah satu kantor impian terutama bagi para lulusan IT. Gojek adalah salah satu startup yang mulai banyak menggunakan Ruby on Rails. Ruby on Rails banyak digunakan karena mampu melakukan efisiensi waktu sekaligus, dan dapat menggunakan scaffolding untuk membuat kode. Programmers cukup mengubah sedikit baris yang perlu and walla, kode sudah siap. Bukalapak Bukalapak salah salah satu e-commerce terbesar di Indonesia. Startup ini berhasil meraih berbagai penghargaan dalam negeri, salah satunya dari Presiden Jokowidodo. Bukalapak juga telah terkenal hingga kancah internasional. Web bukalapak dibangun menggunakan framework Ruby on Rails. Salah satu fitur bukalapak, program mitra menggunakan framework ini untuk back-end sistemnya. Terdapat 2 fitur yang berbasis Web- API untuk mendukung Mitra Bukalapak, yaitu Product Bundling dan BRILink Grosir. Keduanya menggunakan Ruby on Rails. Hal ini menunjukkan kesempatan kerja Programmer Ruby on Rails terbuka lebar di Bukalapak. AloDokter Startup selanjutnya yang siap menerima programmer Ruby on Rails adalah Alodokter. Alodokter merupakan startup teknologi yang berfokus pada penyedia layanan konsultasi kesehatan secara online. Website alodokter menggunakan Ruby on Rails dan menggunakan konsep micro service. Pertimbangan penggunaan Ruby Alodokter adalah karena kekuatan bahasa Ruby di metaprogramming. Sementara Web Component seperti Polymer membuat development lebih rapih serta reusable, dan code menjadi lebih mudah untuk dimaintain. Nah, setelah meraba peluang Ruby on Rails di Indonesia, apakah kamu tertarik menjadi programmer Ruby?

5 Framework Terbaik Untuk Membuat Backend Web 2020

Saat ini, programmer telah banyak terbantu dengan kehadiran framework. Framework telah menjadi bagian dari kebutuhan dan tidak dapat dilepaskan dari pengembangan aplikasi. Tak terkecuali untuk pengembangan website. Sebuah website memiliki dua bagian yang server-side (backend) dan client side (front-end). Kali ini TAS Official akan membahas mengenai 5 Framework Terbaik Untuk Membuat Backend Web 2020. Apa saja ya? Laravel Laravel adalah salah satu framework backend yang paling populer. Lebih lanjut, framework ini memiliki konsep MVC (Model, View, Controller) yang akan memecahkan logika dengan tampilan. Bagian-bagian MVC secara lengkap meliputi Model, mewakili struktur data. Model berisikan fungsi-fungsi yang membantu kamu dalam pengelolaan basis data seperti memasukkan data ke basis data, pembaruan data dan lain-lain. View, View adalah bagian yang mengatur tampilan ke pengguna. Bagian inilah yang akan menjadi halaman suatu website Controller, Controller merupakan bagian yang menjembatani model dan view. Laravel memiliki berbagai macam fitur yang tidak semua framework menyediakannya. Framewok Laravel ini juga merupakan framework yang modern sehingga kamu akan dapat melakukan berbagai hal menggunakan framework ini seperti proses otentifikasi terbaru. Express Express adalah framework backend yang terkenal dalam dunia Node.Js. Sama halnya denga laravel, express juga merupakan salah satu framework yang paling populer loh. Dengan express, kamu bisa mengembangkan suatu website ataupun hanya sekadar restfull API. Untuk dapa menikmati framework ini, kamu harus terlebih dahulu meng-install node.Js . Beberapa keunggulan Express.js antara lain: Dukungan pembuatan middleware Kompatibel dengan berbagai HTTP verb seperti POST, GET, PUT, DELETE, OPTION, HEAD, dan lainnya Memiliki tempalte bawaan yakni template engine Jade Manajemen file statik seperti CSS dan Javascript Sangat bebas untuk dikostumisasi Rails Rails mengusung konsep yang sama dengan Laravel yakni Model, View, dan Controller. Bedanya jika Laravel menggunakan bahasa pemrograman PHP, maka Rails menggunakan bahasa Ruby. Rails adalah framework yang berperan dalam website-website besar seperti Airbnb, GitHub, Hulu, and Shopify. Fakta unik lainnya, hingga 2014 kemarin, Ruby on Rails masih menempati posisi pertama dalam gaji programmer tertinggi berdasarkan data Quartz. Rails memiliki komunitas yang besar yang siap membantu kamu jika mengalami kesulitan. Untuk memulai belajar Rails, kamu hanya perlu membaca dokumentasi Rails. Rails juga menyediakan dokumentasi API untuk menjelajah semua framework, class, dan method. Pencipta Rails juga memnyedia dua buku yang akan menuntunmu untuk menjadi expert yakni ‘Agile Web Development with Rails’ dan ‘Crafting Rails for Application Django Django adalah framework pengembangan website dengan bahasa Python. Berbeda dengan laravel, Django memiliki arsitektur yang dikenal dengan istilah Model-View-Template . Google, Youtube, dan Instagram adalah beberapa website yang memanfaatkan framework ini. Sebenarnya, django bukan hanya framework backend, namun juga mendukung pengembangan frontend. Sisi unggulan django adalah tingkat keamanannya yang tinggi. Django juga fokus untuk membuat frameworknya cepat, aman dan memiliki skalabilitas tinggi(scalable). Spring Framework backend terbaik lainnya adalah spring. Spring merupakan Model-View-Controller framework yang menggunakan bahas pemrograman Java. Contoh web yang dikembangkan menggunakan framework Spring adalah Wix, TicketMaster, dan BillGuard. Dengan spring, kamu bisa mengembangkan suatu website atau hanya RestFull APInya saja. Spring memiliki portabilitas tinggi, dapat berjalan pada JVM apapun. Untuk belajar Spring, kamu hanya perlu membaca panduan dan dokumentasi pada link ini. Nah, itulah 5 Framework Terbaik Untuk Membuat Backend Web 2020. Apakah kamu memiliki jagoan framework lain?