Begini Nasib Teknologi VR di Tahun 2021

Begini Nasib Teknologi VR di Tahun 2021 – Hai, Sobat Tekno.

Tahun 2021 teknologi mulai banyak teknologi yang dibuat, namun ternyata ada satu teknologi yang entah kenapa banyak cabang perusahaan yang menutup divisi Virtual Reality atau VR.

Virtual Realitymerupakan teknologi yang mampu membangkitkan suasana 3D yang nyata, sehingga membuat penggunanya merasa seperti berada di dunia nyata meskipun simulasi yang ada di depannya adalah dunia maya

Perangkat ini melibatkan indera lainnya seperti pendengaran, penciuman, dan sentuhan meskipun yang dialami oleh panca indera tersebut adalah sebuah ilusi.

Contoh penggunaan VR adalah Beat Saber, Virtual Chat, bahkan The Elder Of Skyrim ada yang versi VR-nya dan masih banyak Game lagi. Selain Game juga bisa dimanfaatkan untuk Room Tour atau Edukasi. Namun akhir-akhir ini banyak Perusahaan besar yang berhenti Divisi VR-nya.

VR ini meskipun sudah cukup menjadi trend dan banyak peminatnya masih harus menghadapi kendala yang termasuk daya komputasi, sensor, ruang, dan uang.

Baca Juga : Alasan Kenapa Kamu Harus Mematikan Smartphone Di Pesawat

Jika menghilangkan beberapa komponen tadi, bisa saja akan membuat VR ini berjalan tidak sempurna. Bahkan perusahaan besar seperti Oculus, Steam VR, dan Samsung Gear VR akan menutup beberapa divisi dalamAR ini

Oculus

Yang pertama ada Oculus yang berhenti dengan Oculus Go dan Oculus Rift-S. Namun pada acara Oculus Connect, Oculus meluncurkan Oculus Quest 2, lah katanya tutup kok malah meluncurkan produk baru

Iya, Oculus hanya akan berfokus pada Oculus Quest 2 dan berhenti memproduksi Oculus Rift-S dan Oculus Go.

Disini bisa ditarik beberapa kemungkinan jika memang VR memang merupakan teknologi yang masih belum fleksibel saat ini meskipun dengan perkembangan teknologi yang saat ini

Google VR (Expeditions Pioneer)

Google memiliki platform bernama Expedition Pioneer yang bertujuan untuk membuat platform pembelajaran eksplorasi tanpa keluar rumah pada tahun 2015 dengan akses terbatas, setahun kemudian secara umum dirilis di Android.

Baca Juga : Melirik Fasilitas Kerja Shopee Yang Bikin Ngiler

Setelah pandemi ini, google memperluas peta ekspedisi yang menjangkau seluruh dunia, namun Google akan tetap menutup Expedition Pioneer ini.

Google berencana akan menghapus platform tersebut pada tanggal 31 Juni 2021, namun meskipun dihapus kita masih bisa memakai Expedition Pioneerini di Google Arts & Culture.

Samsung VR Gear

Samsung VR pada tanggal 30 September kemarin ternyata telah menutup layanan VR nya, hal ini berimbas pada penghapusan semua data layanan pada Oculus dan Microsoft Mixed Reality

Samsung XR juga telah menghapus semua data yang ada dari Microsoft Mixed Reality store, Galaxy Store, dan Google Play Store.

Steam VR Mac

Steam juga sepertinya sudah menyerah pada Steam VR yang dikhususkan untuk Mac atau Steam VR MAC, meskipun begitu Steam masih bertahan dengan versi PC Windows.

Mungkin Steam masih berusaha secara maksimal mendukung dengan adanya beberapa game yang masih memakai teknologi VR

Kesimpulan

Meskipun VR ini merupakan teknologi yang unik karena kita seperti masuk di dunia virtual, namun kenapa perusahaan besar banyak yang menurunkan fokus terhadap VR ?

Karena untuk menikmati VR membutuhkan banyak hal, seperti ruangan yang cukup luas apalagi ditambah dengan harga alat VR yang relatif mahal dan tidak semua orang memiliki VR. Hal ini bisa memicu kenapa perusahan menurunkan fokusnya ke teknologi VR.

Baca Juga : Dasar Interaksi Environment Art Pada Game

Namun sebenarnya VR ini masih bisa mendapat cahaya untuk bertahan, karena masih banyak orang yang penasaran dengan teknologi VR, selain itu kemungkinan dengan Oculus Quest 2 bisa memberi pengaruh banyak pada bidang teknologi ini. 5G juga akan segera hadir yang mungkin bisa memberi efek pada development khusus VR kedepannya

Menurut sebagian orang juga VR dianggap membosankan karena penggunaan teknologi yang begitu-begitu saja, selain itu juga karena layar yang terlalu dekat dengan mata membuat dampak buruk bagi kesehatan mata. Parahnya lagi adanya VR ini membuat pengguna ogah keluar dari rumah dan minim sosialisasi dengan orang sekitar.

Namun kemungkinan sebentar lagi VR akan menjadi teknologi yang biasa saja, dan tidak populer seperti sebelumnya.

Nah, demikian merupakan Nasib Teknologi VR di Tahun 2021. Bagaimana pendapatmu ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *