Fakta dan Mitos Seputar Teknologi Di Sekitar Kamu

Teknologi adalah hal yang tidak bisa kamu lepaskan dalam kehidupan sehari-hari. Sayangnya, tidak semua pengguna benar-benar paham penggunaan teknologi-teknologi canggih ini. Banyak juga loh, mitos yang melekat pada teknologi sehari-hari ini. Kali ini, TASOfficial akan membahas beberapa fakta dan mitos seputar teknologi banyak dipercaya orang. Kamu termasuk? Mengisi Ulang Baterai Ponsel semalaman Dapat Merusak Baterai Salah satu mitos yang paling banyak beredar adalah bahaya mengisi ulang baterai semalaman. Banyak orang berfikir bahwa saat tidur adalah waktu yang paling tepat untuk mengisi ulang baterai ponsel mereka. Sayangnya, seringkali mereka keblabasan saat tidur hingga mengakibatkan “overcharge“. Katanya, hal ini akan memicu menurunkan daya tahan baterai ponsel hingga menyebabkan ponsel terbakar. Jika kamu masih percaya dengan hal tersebut, maka sekarang lah saatnya untuk berhenti. Saat ini, sudah ada teknologi yang bernama PMIC (Power Management Integrated Circuit). Dengan teknologi ini, ponsely akan memperlambat laju pengisian ulang ketika baterai hampir terisi penuh 100 persen. Dengan demikian, tidak akan ada “overcharge” apalagi sampai ponsel terbakar karena isi ulang daya semalaman. Mode Incognito Dapat Merahasiakan History Search Kamu Siapa nih yang suka pakai mode incognito untuk akses yang aneh-aneh? Biasanya, incognito mode adalah solusi saat kamu menggunakan komputer berbagi dengan anggota keluarga. Setelah tab tertutup, maka data pencarian akan hilang. Eits, mulai sekarang, jangan berharap mode incognito dapat menyembunyikan kedok kamu ya. History pencarian mungkin akan hilang dari komputer, tapi masih ada yang bisa merekam data kamu loh.  Mode incognito hanya akan mengamankan cookies dan juga hsitory atau secara otomatis tidak menyimpan dua hal ini pada pihak ketiga. Masih ada ruang untuk menyimpan data pengguna yang telah disediakan oleh browser. Untuk meningkatkan keamanan, baiknya jangan pernah login ke akun google kamu saat surfing dengan mode incognito Defrag Harddisk PC Akan Membuat Performa Mesin Meningkat Mitos yang satu ini juga tidak kalah populer. Banyak yang beranggapan bahwa dengan melakukan defrag harddisk padaPC atau laptop, akan meningkatkan performa mesin. Sayangnya, hal ini tidak sepenuhnya benar loh. PCAdvisor mengungkapkan bahwa memang akan ada perubahan dari sebelum dan sesudah proses defrag. Namun, hal ini tidak banyak memperbaiki kinerja PC atau laptop apabila banyaknya file yang terdapat dalam satu partisi dan jumlah partisinya sendiri. Defrag harddisk akan banyak berpengaruh jika dilakukan minimal ada 20 persen free space dalam harddisk. Hal ini tentu akan berbeda jika defrag dilakukan dengan 5% free space MacBook Tidak Akan Terkena Virus Salah satu alasan kenapa pengguna lebih memilih produk milih Apple adalah kemampuan mereka dalam mengamankan device dari serangan virus dan malware. Kamu percaya? Sayangnya, hal ini adalah mitos belaka. Macbook tetap dapat terserang virus, meskipun serangannya tidak sebanyak pada windows. Tetap ada tangan-tangan jahat yang siap menyerang macbook kamu saat kamu lengah. Mulai sekarang, untuk kamu pengguna macbook tetaplah berhati-hati saat mengunjungi website yang tidak jelas asal usulnya Makin Besar Pixel Kamera, Makin Jernih Fotonya Jaman sekarang, smartphone dibekali dengan kamera dengan megapiksel yang sangat besar. Bahkan, satu kamera dengan megapiksel besar pun tak cukup. Tak jarang, beberapa vendor telepon menyisipkan kamera-kamera lain dengan dalih untuk meningkatkan total megapiksel pada kamera. Namun, usut punya usut ternyata besar piksel kamera tidak menjadi patokan kejernihan foto yang dihasilkan loh. Piksel kamera hanya berpengaruh terhadap cakupan objek yang akan masuk dalam gambar. Nah, cakupan objek yang besar ini harus terkompres agar mampu termuat ke sensor yang kecil. Hal ini, tentu membuat kualitas foto menjadi turun. Baca Juga : TREND BAHASA PEMROGRAMAN TAHUN 2021 TERBAIK Nah, itulah beberapa Fakta dan Mitos Seputar Teknologi Di Sekitar Kamu. kamu pernah percaya yang nomor berapa?

4 Website Untuk Mendapatkan Dataset Gratis

Sebelum mengembangkan program kecerdasan buatan, dataset adalah hal yang harus kamu siapkan. Dataset berisikan informasi yang akan kamu ekstraksi sebagai pengetahun bagi komputer. Pengetahuan inilah yang menjadi dasar penentuan keputusan dalam kondisi tertentu. Tahukan kamu, kamu dapat mendapatkan dataset ini secara gratis tanpa harus susah-susah mengumpulkannya? Bagi pejuang skripsi, menggunakan dataset gratis akan mempercepat proses penelitian sekaligus mengurangi biaya selama pengumpulan data. Berikut ini 4 Website Untuk Mendapatkan Dataset Gratis. Check This Out ! UCI Machine Learning Repository Salah satu respositori dataset untuk machine learning terbaik adalah UCI Machine Learning Repository. UCI Machine Learning Repository adalah repositori yang dikembangkan oleh University of California Irvine. Website ini merupakan website pertama yang harus kamu check saat mencari dataset. UCI Machine Learning Repository memiliki kurang lebih 440 dataset yang bisa kamu akses secara gratis, lengkap dengan label seperti domain dan operasi yang bisa kamu lakukan (regresi/klasifikasi). Lebih lanjut, beberapa dataset yang dapat kamu temukan adalah iris, wine, dan forest fires. Kaggle Selanjutnya, kamu bisa mengambil dataset dari Kaggle. Kaggle lebih spesifik pada topik data science dan data analytic. Selain mendapatkan dataset, kamu juga bisa menambahkan dataset milik kamu di website ini. Jumlah dataset yang tersedia pada Kaggle mencapai 350, dengan 250-an data yang sudah terlabel dengan baik. Kamu bisa mendapatkan dataset yang unik dan tidak bisa kamu temui pada website lain. Jika mengalami kesulitan, kamu bisa melempar pertanyaan pada komunitas. Tak hanya itu, kaggle juga beberapa kali menyediakan perlombaan yang berhadiah menarik bagi pemenangnya. Data.Gov Ketiga, kamu bisa mengunjungi Data.Gov untuk mencari dataset. Data.gov berisikan banyak dataset dari pemerintahan US, mulai dari iklim, keuangan, pendidikan, energi, dan banyak data lain. Website ini menyediakan lebih dari 190.000 data yang bisa kamu gunakan gratis. Data-data ini terdokumentasi dengan baik, sehingga kamu mencari data dengan mudah, bahkan tanpa mendaftar sebelumnya. Beberapa dataset yang tersedia pada data.gov adalah Food Environment Atlas, School system finances , dan Chronic disease data The MNIST Database Nah, jika kamu tertarik dengan image classification, the MNIST Database adalah dataset yang wajib kamu kunjungi. The MNIST database berisi angka 0 sampai 9 yang ditulis oleh tangan. Kamu dapat dengan mudah menemukan 60.000 train images dan 10.000 test images melalui dataset ini. Tiap data berisikan image berukuran 28×28 pixel. The MNIST database biasanya digunakan sebagai project pertama dalam image recognition. Baca Juga : MEMBUAT KLASIFIKASI BUNGA IRIS DENGAN PYTHON (1) Nah, itulah 4 Website Untuk Mendapatkan Dataset Gratis. Selamat mencoba!

Cara Membuat Google Play Developer Account

Google Play merupakan salah satu layanan Google yang dapat kamu manfaatkan untuk mempublikasikan aplikasi android yang telah kamu kembangkan. Sebagai seorang Android Developer, mendaftar sebagai Google Play Developer Account adalah salah satu hal yang tidak boleh kamu lewatkan. Selanjutnya, kamu dapat mendistribusikan aplikasimu ke seluruh dunia. Oh ya, perlu kamu tahu, untuk mendapatkan akun ini tidaklah gratis. Kamu perlu merogoh kocek sebesar USD $25. Nah, berikut adalah tutorial cara membuat Google Play Developer Account. Cekidot! Kunjungi Halaman Google Play Developer Langkah pertama, buka halaman google play developer melalui browser kamu. Kamu akan diarahkan pada halaman login aun Google. Masukkan email dan password akun yang ingin kamu gunakan sebagai akun Google Play Developer Account Isi Form Pendaftaran Google Play Developer Account Setelah login ke akun gmail, selanjutnya akan muncul formulir pendaftaran Google Play Developer Account. Oh ya, usia minimum untuk mendaftar akun ini adalah 18 tahun. Jadi, untuk kamu yang belum memenui standar usia minimal, urungkan niat baikmu. Simpan link artikel ini dan kembali lagi saat kamu sudah cukup umur ya. Jika kamu adalah bagian dari perusahaan, jangan pernah menggunakan email personal kamu untuk mendaftar akun Google Play Developer Account. Gunakan akun resmi milik perusahaan kamu. Kamu juga tidak perlu mendaftar lagi jika kamu memiliki anggota tim yang sudah memiliki akun developer. Kamu cukup meminta invitation dari administrator akun. Isikan data diri pada formulir pendaftaran. Data yang harus kamu masukkan adalah nama, secondary email, kontak yang dapat dihubungi, serta persetujuan syarat dan ketentuan. Selanjutnya klik Create Account and Pay Melakukan Pembayaran Selanjutnya kamu harus melunasi pembayaran sebesar USD $25 atau sekitar 350 ribu-an. Terdapat beberapa metode pembayaran yang dapat kamu pilih yakni MasterCard Visa American Express Discover (U.S. only) Visa Electron (Outside of the U.S. only) VCC harus kamu tulis secara manual. Selanjutnya masukkan nama pemegang kartu (sesuai KTP). Terakhir, masukkan alamat “Indonesia”. Selanjutnya klik pada tombol Pay Oh ya, pembayaran tidak dapat dilakukan dengan kartu prabayar. Pembayaran ini hanya sekali seumur hidup. Setelahnya kamu bebas mempublikasikan aplikasi android kamu. Lengkapi Detail Informasi Akun Setelah pembayaran terverifikasi, kamu harus melengkapi detail informasi akun developer. Developer Name akan ditampilkan pada customers pada Google Play. Sementara itu, format nomor telepon harus menggunakan format internasional. Sebagai warga +62, ubah angka 0 dengan +62. Isi informasi lain yang kamu butuhkan Lebih lanjut, dalam beberapa kasus kamu harus mengunggah kartu KTP atau SIM atau Passport untuk verifikasi akun pengguna. Pastikan kartu identitas ini masih berlaku dan dapat terbaca dengan baik. Kartu ini juga tidak boleh pernah terdaftar untuk akun developer lainnya. Verifikasi biasanya memakan waktu 1×24 jam. Apabil berhasil, kamu akan mendapatkan balasan melalui emal. Sedangkan, jika gagal kamu masih memiliki kesempatan sebanyak 1x lagi. Setelah berhasil, kamu akan memiliki akun google developer play account. Kini kamu memiliki akses login ke Google Play Console dan bebas mendistribukan aplikas yang kamu kembangkan.